Asahan – Sie Dokkes Polres Asahan melaksanakan kegiatan Kesehatan Lapangan dan Food Safety terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung SPPG Polres Asahan I, II, III, dan IV, Kamis (16/7/2026), sebelum makanan didistribusikan kepada ribuan penerima manfaat di berbagai sekolah serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Kabupaten Asahan.
Kegiatan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman bersama personel dan tim kesehatan yang terdiri dari Aiptu P. Tumanggor, Pengatur Tingkat I Dokkma Eli Saragih, dr. Khairul Soleh Lubis, dr. Etri Yulita Sari Simarmata, serta Widya, STP., S.Keb.
Pemeriksaan dilakukan dengan metode organoleptik dan uji kimia untuk memastikan kualitas, kebersihan, serta keamanan makanan sebelum dikonsumsi oleh para penerima manfaat.
Pada hari tersebut, sebanyak 8.919 porsi Makanan Bergizi Gratis dipersiapkan dan didistribusikan melalui empat SPPG Polres Asahan, dengan rincian SPPG Asahan I sebanyak 2.918 porsi, SPPG Asahan II sebanyak 2.880 porsi, SPPG Asahan III sebanyak 1.964 porsi, dan SPPG Asahan IV sebanyak 1.157 porsi. Penerima manfaat meliputi siswa dari jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK, madrasah, sekolah luar biasa (SLB), serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Adapun menu yang disiapkan disesuaikan di masing-masing SPPG, terdiri dari nasi putih dengan lauk bergizi seperti rendang daging sapi, ayam goreng kalasan, chicken karaage, tempe olahan, aneka sayuran, serta buah-buahan segar seperti pisang, salak, dan semangka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya maupun indikasi makanan yang tidak layak konsumsi. Seluruh menu dinyatakan memenuhi standar keamanan pangan dan aman untuk didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Asahan melalui Sie Dokkes dalam mendukung keberhasilan Program Makanan Bergizi Gratis sekaligus memastikan setiap makanan yang diterima masyarakat memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Melalui pengawasan yang dilakukan secara rutin, diharapkan kualitas makanan tetap terjaga sehingga mampu mendukung peningkatan gizi, kesehatan, dan tumbuh kembang anak-anak serta kelompok rentan di Kabupaten Asahan.
