Asahan — Dalam rangka memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar, ibu hamil, ibu menyusui serta balita, Seksi Dokkes Polres Asahan melaksanakan kegiatan Kesehatan Lapangan dan Safety Food di Gedung SPPG Polres Asahan I, II, III dan IV, Sabtu (16/05/2026) mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman bersama personel dan tenaga kesehatan, yakni Aiptu P. Tumanggor, Pengatur Tingkat I Dokkma Eli Saragih, dr. Khairul Soleh Lubis, Widya STP., S.Keb serta Vivi Lubis, S.Kep., Ners.
Dalam pelaksanaan tugasnya, tim Dokkes melakukan pemeriksaan keamanan pangan (Food Safety) terhadap seluruh menu MBG sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat. Pemeriksaan dilakukan secara organoleptik maupun kimia guna memastikan makanan aman, higienis dan layak dikonsumsi.
Adapun jumlah penerima manfaat MBG pada SPPG Polres Asahan I mencapai 2.868 porsi, SPPG Asahan II sebanyak 2.493 porsi, SPPG Asahan III sebanyak 1.779 porsi dan SPPG Asahan IV sebanyak 1.174 porsi. Total keseluruhan makanan bergizi gratis yang diperiksa dan didistribusikan mencapai 8.314 porsi.
Menu MBG yang diperiksa terdiri dari berbagai makanan bergizi seperti roti, susu, buah-buahan, nasi, telur, sayuran, bubur kacang hijau, puding hingga sari kacang hijau. Selain pemeriksaan kualitas makanan, tim Dokkes juga memastikan masa kedaluwarsa produk minuman dan susu masih aman untuk dikonsumsi.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya maupun makanan yang berbau atau tidak layak konsumsi. Seluruh menu MBG di SPPG Asahan I, II, III dan IV dinyatakan aman dan layak untuk didistribusikan kepada para penerima manfaat.
Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Asahan dalam mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memastikan makanan yang diberikan benar-benar aman dan sehat.
“Melalui pemeriksaan Food Safety ini, kami ingin memastikan seluruh makanan yang diberikan kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita berada dalam kondisi aman, sehat dan layak konsumsi,” ujarnya.
