Asahan – Sebuah pabrik tahu milik warga mengalami kebakaran di Dusun V Desa Bunut Sebrang, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Selasa malam (26/05/2026). Berkat respons cepat warga dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 23.11 WIB. Pabrik tahu tersebut diketahui milik Safari (45), seorang wiraswasta yang berdomisili di Dusun V Desa Bunut Sebrang. Saat kejadian, pemilik usaha sedang tertidur di rumah yang berada tepat di depan lokasi pabrik.
Menurut keterangan saksi Junaidi Abdi, api pertama kali terlihat muncul dari bangunan pabrik tahu yang berada di belakang rumah korban. Menyadari adanya kobaran api, saksi bersama warga sekitar segera berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil membangunkan pemilik usaha.
Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Asahan tiba di lokasi sekitar pukul 23.37 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman. Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 00.10 WIB.
Akibat kejadian tersebut, bangunan dan peralatan pabrik tahu mengalami kerusakan. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka bakar dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Kota Kisaran Timur langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, melakukan dokumentasi, serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari tungku penggorengan tahu yang menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar. Api diduga masih menyala dan kemudian memicu terjadinya kebakaran pada bangunan pabrik.
Kapolsek Kota Kisaran Timur IPTU Komang Sri Ayu Kumala, S.Tr.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Selain itu, petugas juga akan melengkapi administrasi penyelidikan, memeriksa korban dan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.
Situasi di lokasi pasca kebakaran saat ini telah aman dan kondusif. Masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan, khususnya pada penggunaan tungku atau sumber api yang berpotensi menimbulkan kebakaran apabila tidak dipastikan padam setelah digunakan.
