Asahan — Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Asahan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan lapangan dan Food Safety terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dipersiapkan di Gedung SPPG Polres Asahan II, Senin (16/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai ini dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman bersama AIPTU P. Tumanggor dengan tujuan memastikan makanan yang akan didistribusikan kepada para siswa dan tenaga pengajar benar-benar aman dan layak untuk dikonsumsi.
Adapun makanan bergizi tersebut akan didistribusikan kepada sejumlah sekolah penerima manfaat, antara lain SMP Swasta Islam Terpadu Ar-Rayhan, MTS Nurul Iman, TK Al-Ikhwan, MIS Al-Ikhwan, SDN 015917, SMPN 03 Sungai Lama, MIS Nurul Iman, Yayasan Baitul Ulum, SD Swasta IT Ar-Rayhan, serta beberapa UPTD SD Negeri di wilayah Sei Lama dan sekitarnya, termasuk beberapa Kelompok Bermain (KB).
Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat dari program MBG di SPPG Asahan II mencapai 2.488 porsi, yang terdiri dari 1.669 porsi besar dan 819 porsi kecil, yang diperuntukkan bagi siswa dan para guru di sekolah-sekolah tersebut.
Dalam kegiatan pemeriksaan, tim Dokkes melakukan pengujian keamanan makanan melalui metode organoleptik dan pemeriksaan secara kimia untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga. Adapun menu yang diperiksa antara lain biskuit roma kelapa, sari kacang hijau, susu UHT plain, susu Bear Brand, keripik tempe, buah naga, telur rebus, jeruk, serta rendang daging.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya zat berbahaya pada makanan, makanan juga tidak berbau dan dinyatakan layak untuk dikonsumsi oleh para siswa maupun tenaga pengajar.
Melalui kegiatan ini, Polres Asahan berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan aman, sehat, dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar, sekaligus memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga sebelum makanan didistribusikan.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen Polres Asahan dalam mendukung program pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait kualitas makanan yang diberikan kepada para pelajar.
