Asahan- Dalam rangka memastikan makanan yang dikonsumsi oleh para pelajar aman, sehat, dan layak konsumsi, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Asahan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan lapangan dan Food Safety terhadap Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat dari SPPG Polres Asahan I dan II, pada Senin pagi, 19 Januari 2026.
Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai di Gedung SPPG Polres Asahan I dan II. Pemeriksaan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman bersama personel Sidokkes, yaitu AIPTU P. Tumanggor (Ba Sidokkes), Pengatur Tingkat I Dokkma Eli Saragih, serta dr. Khairul Soleh Lubis.
Pemeriksaan Food Safety dilakukan secara menyeluruh dengan metode organoleptik dan uji kimia terhadap seluruh menu Makanan Bergizi Gratis yang akan didistribusikan. Untuk MBG Polres Asahan I, menu yang disiapkan terdiri dari nasi putih, semur daging, tempe goreng tepung, tumis buncis wortel, serta buah semangka. Sementara itu, menu MBG Polres Asahan II terdiri dari nasi putih, ayam geprek sambal, tempe goreng, lalapan (ketimun dan kol), serta buah jeruk.
Makanan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Penerima manfaat SPPG Asahan I meliputi TK Kemala Bhayangkari, SMAN 2 Kisaran, MTsN Kisaran, MAN Kisaran, dan SMPN 6 Kisaran. Sedangkan penerima manfaat SPPG Asahan II meliputi sejumlah sekolah dan yayasan pendidikan, di antaranya MTS Swasta Nurul Iman, SMA dan SMK Swasta YAPIM, TK dan MIS Al-Ikhwan, SDN 015917 Sipaku Area, MIS Nurul Iman, SMPN 03 Sungai Lama, serta Yayasan Baitul Ulum.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kandungan zat berbahaya pada seluruh makanan MBG Asahan I maupun Asahan II. Kondisi makanan dinyatakan tidak berbau, memenuhi standar keamanan pangan, dan layak untuk dikonsumsi oleh para pelajar.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Asahan melalui Sidokkes dalam mendukung program Makanan Bergizi Gratis sekaligus memastikan aspek kesehatan dan keselamatan pangan tetap terjaga sebelum makanan disalurkan kepada masyarakat.
