Header Ads Widget


 

Aksi Damai DPC SPI Asahan, 500 Petani Sampaikan Aspirasi dan Diterima Bupati

Aksi Damai DPC SPI Asahan, 500 Petani Sampaikan Aspirasi dan Diterima Bupati
ASAHAN – Sekitar 500 massa Dewan Pengurus Cabang Serikat Petani Indonesia (DPC SPI) Kabupaten Asahan menggelar aksi unjuk rasa damai di Kantor Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kisaran, Kamis (24/9/2026).

Massa yang dipimpin Anto Siagian tersebut datang dari Terminal Kisaran dengan menggunakan sejumlah kendaraan, di antaranya enam unit truk Colt Diesel, empat unit bus, 10 mobil pribadi, dua mobil pikap serta sekitar 50 sepeda motor.
Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah alat peraga berupa spanduk, bendera Merah Putih, bendera SPI, pengeras suara serta karton berisi aspirasi.
Dalam orasinya, DPC SPI Asahan menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta legalisasi lahan-lahan perjuangan petani di Kabupaten Asahan, menolak keberadaan PT Agrinas Palm Nusantara di Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, serta meminta penyelesaian konflik pertanahan dan penghentian penerbitan maupun perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU).

Setibanya di Kantor Bupati Asahan sekitar pukul 11.00 WIB, massa menyampaikan aspirasi secara bergantian dan membagikan selebaran berisi tuntutan kepada masyarakat di sekitar lokasi.
Aspirasi tersebut kemudian diterima langsung oleh Bupati Asahan. Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi atas kedatangan para petani sekaligus mengucapkan selamat Hari Tani kepada seluruh kelompok tani, khususnya yang berada di Kabupaten Asahan.

Pemkab Asahan menjelaskan bahwa terkait persoalan agraria, pemerintah daerah masih menunggu petunjuk pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya, berbagai persoalan pertanahan akan dirumuskan dan dibahas bersama sesuai prosedur yang berlaku.

Bupati juga menyampaikan bahwa salah satu kendala dalam penyelesaian persoalan lahan adalah adanya kelompok atau organisasi yang terpecah sehingga berpotensi menimbulkan perselisihan dan perebutan lahan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkab Asahan akan kembali menggelar pertemuan dengan mengundang seluruh kelompok tani se-Kabupaten Asahan pada Senin (28/9/2026) di Kantor Bupati Asahan. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk membahas dan mencari penyelesaian terhadap berbagai persoalan pertanahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Asahan, massa menerima hasil penyampaian tersebut dan membubarkan diri secara tertib.

Aksi yang berlangsung hingga sekitar pukul 12.10 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif. Personel Polres Asahan melakukan pengamanan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Polres Asahan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian dalam menyampaikan setiap aspirasi.