ASAHAN – Aliansi Peduli Sungai Asahan (ABSAH) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PKS Agro Serasi Lestari (ASL), Desa Rahuning, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Kamis (6/8/2026).
Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin Koordinator Aksi Anto Siagian, S.H. dan diikuti sekitar 30 orang massa. Dalam aksi tersebut, massa membawa sejumlah alat peraga berupa spanduk, sound system, serta bendera.
Dalam orasinya, massa ABSAH menyampaikan sejumlah tuntutan terkait dugaan persoalan pengelolaan limbah dan kepedulian terhadap kelestarian Sungai Asahan.
Massa antara lain mendesak PT ASL menghentikan pembuangan limbah ke aliran Sungai Asahan, menutup parit limbah, serta meminta aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan terhadap perizinan AMDAL dan IPAL perusahaan.
Selain itu, massa juga meminta adanya penyelesaian terkait kerugian masyarakat yang mereka kaitkan dengan persoalan limbah dan pembakaran jangkos, penaburan satu juta benih ikan di Sungai Asahan, serta pencabutan izin operasional apabila instalasi pengolahan limbah belum diperbaiki.
Tuntutan lainnya meliputi pemberian kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar sesuai ketentuan yang berlaku, penyaluran CSR perusahaan kepada masyarakat Kecamatan Rahuning dan Kecamatan Pulau Rakyat, serta penyediaan keramba ikan dan dukungan terhadap upaya pelestarian Sungai Asahan.
Sebelum menuju lokasi aksi, massa berkumpul di samping Kantor Koramil 16 Pulau Rakyat untuk melakukan konsolidasi. Selanjutnya, massa bergerak menuju Kantor PKS ASL di Desa Rahuning.
Sekitar pukul 10.00 WIB, massa tiba di lokasi dan menyampaikan aspirasi melalui orasi serta membacakan tuntutan. Massa kemudian diterima oleh Manager PT ASL, S.H. Manullang, didampingi Humas perusahaan, Suyadi.
Sebanyak delapan orang perwakilan massa kemudian diterima di ruangan manager untuk menyampaikan dan membahas tuntutan yang disampaikan dalam aksi.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan akan merespons seluruh tuntutan massa secara bertahap dan bersedia menandatangani kesepakatan bersama dengan peserta aksi.
Pernyataan tersebut diterima oleh massa aksi. Setelah seluruh rangkaian penyampaian aspirasi selesai, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.
Sekitar pukul 11.30 WIB, aksi unjuk rasa dinyatakan selesai. Selama berlangsungnya kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Asahan terpantau aman dan kondusif.
Polres Asahan memastikan pengamanan kegiatan masyarakat dilaksanakan secara humanis dan profesional guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
