Asahan — Dalam rangka memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Seksi Dokkes Polres Asahan melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan lapangan dan food safety terhadap makanan yang akan didistribusikan kepada para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Asahan, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut dilaksanakan di Gedung SPPG Polres Asahan I, II, III dan IV, dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman bersama personel Dokkes dan tenaga kesehatan lainnya.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni IPTU Sujarman, AIPTU P. Tumanggor, Pengatur Tingkat I Dokkma Eli Saragih, dr. Heman Ginting, Widya STP, S.Keb dan Vivi Lubis, S.Kep., Ners.
Dalam pelaksanaan tugasnya, tim melakukan pemeriksaan keamanan pangan melalui metode organoleptik dan pemeriksaan kimia terhadap seluruh menu makanan MBG sebelum didistribusikan kepada ribuan pelajar, ibu hamil, ibu menyusui dan balita penerima manfaat.
Total makanan bergizi gratis yang diperiksa dan siap didistribusikan sebanyak 8.314 porsi, dengan rincian:
SPPG Asahan I sebanyak 2.868 porsi
SPPG Asahan II sebanyak 2.493 porsi
SPPG Asahan III sebanyak 1.779 porsi
SPPG Asahan IV sebanyak 1.174 porsi
Menu yang disiapkan pada masing-masing SPPG terdiri dari nasi putih, lauk pauk bergizi, sayuran dan buah semangka sebagai pelengkap nutrisi bagi para penerima manfaat.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas memastikan bahwa seluruh makanan dalam kondisi baik, tidak ditemukan zat berbahaya, tidak berbau, higienis serta layak untuk dikonsumsi.
Kasi Dokkes Polres Asahan IPTU Sujarman menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen Polres Asahan dalam mendukung program pemerintah sekaligus memastikan makanan yang diterima masyarakat benar-benar aman dan sehat.
“Melalui pemeriksaan food safety ini, kami memastikan seluruh makanan yang akan didistribusikan kepada anak sekolah, balita, ibu hamil dan ibu menyusui aman dikonsumsi serta memenuhi standar kesehatan,” ujar IPTU Sujarman.
