Header Ads Widget


 

Wakil Bupati Asahan Bersama Kapolsek Air Joman Monitoring Program Makan Bergizi Gratis di Silau Laut

Wakil Bupati Asahan Bersama Kapolsek Air Joman Monitoring Program Makan Bergizi Gratis di Silau Laut
Asahan- Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P. bersama Kapolsek Air Joman AKP Rekman Sinaga, S.H., M.H. melaksanakan monitoring pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SMP Negeri 2 Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan monitoring yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Silau Laut, perangkat desa, serta tim pengelola SPPG/MBG Kecamatan Silau Laut. Monitoring dilaksanakan di bawah naungan Yayasan Mahardika Bakti Gemilang Nusantara, sebagai penyelenggara program MBG di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap proses pendistribusian makanan bergizi kepada 1.314 siswa/i SMPN 2 Lubuk Palas. Menu makanan yang disajikan terdiri dari nasi putih, ikan nila tepung saus mentega, tahu goreng, tumis toge wortel, buah salak, serta air mineral.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa kualitas makanan yang diberikan layak konsumsi, higienis, dan memenuhi standar gizi seimbang. Para siswa tampak antusias menerima dan menghabiskan makanan yang disajikan, sebagai bentuk penerimaan positif terhadap program Makan Bergizi Gratis.
Meski demikian, dari hasil evaluasi lapangan ditemukan beberapa catatan, di antaranya masih adanya siswa yang membawa jajanan dari luar sekolah serta masukan dari siswa terkait porsi makanan yang dirasa perlu ditambah. Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan program ke depan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Lubuk Palas berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari peserta didik. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.