Asahan – Polres Asahan melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan lapangan dan Safety Food terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi di Gedung SPPG Polres Asahan I dan II, Selasa (27/1/2026) pagi.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polres Asahan dalam memastikan makanan yang akan didistribusikan kepada anak-anak sekolah benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi. Pemeriksaan dilakukan sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat dari SPPG Asahan I dan SPPG Asahan II.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasi Dokkes
Polres Asahan IPTU Sujarman beserta tim kesehatan, secara langsung menyaksikan tahapan pemeriksaan Food Security Kit yang dilakukan oleh dokter dan petugas kesehatan Polres Asahan. Pemeriksaan meliputi uji organoleptik (bau, rasa, warna, dan tekstur) serta uji kimiawi untuk memastikan tidak adanya kandungan zat berbahaya pada makanan.
Adapun jumlah penerima manfaat dari SPPG Asahan I meliputi TK Kemala Bhayangkari, SMAN 2 Kisaran, MTsN Kisaran, MAN Kisaran, dan SMPN 6 Kisaran. Sementara penerima manfaat dari SPPG Asahan II meliputi sejumlah sekolah dan madrasah di wilayah Asahan, termasuk siswa serta guru dan tenaga pendidik. Total makanan yang disiapkan sebanyak 2.609 porsi, terdiri dari 2.255 porsi besar dan 354 porsi kecil.
Menu MBG Polres Asahan I pada hari tersebut antara lain nasi putih, ayam semur, tumis sawi wortel, tempe mendoan, dan buah stroberi. Sedangkan menu MBG Polres Asahan II terdiri dari nasi putih, chicken pop teriyaki, tahu crispy, tumis kacang panjang, dan buah kelengkeng. Makanan ini disusun dengan kandungan gizi seimbang untuk mendukung kebutuhan energi dan nutrisi anak sekolah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan zat berbahaya pada makanan MBG Asahan I maupun Asahan II. Seluruh makanan dinyatakan tidak berbau, higienis, dan layak untuk dikonsumsi.
Melalui kegiatan ini, Polres Asahan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak sekaligus menjaga kualitas dan keamanan pangan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi sehat dan berdaya saing.
