Asahan- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Asahan melaksanakan kegiatan koordinasi lintas sektor bersama Wakil Bupati Asahan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan terkait rencana pembongkaran pagar Sekolah Materiya Kisaran.
Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, bertempat di Kantor Wakil Bupati Asahan dan dilanjutkan di Kantor Satpol PP Kabupaten Asahan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Asahan KOMPOL Pintar Gultom, S.H., Kasat Samapta AKP H.W. Siahaan, S.H., KBO Sat Intelkam IPTU R.E. Lubis, S.H., Kanit 2 Sat Intelkam IPTU B.J. Sihombing, S.H., serta Kanit Intel Polsek Kota Kisaran.
Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Kabag Ops Polres Asahan menjelaskan bahwa koordinasi ini dilakukan menyusul adanya surat masuk ke Polres Asahan terkait rencana pembongkaran pagar Sekolah Materiya Kisaran yang berlokasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, yang dijadwalkan pada Kamis, 15 Januari 2026.
Wakil Bupati Asahan menyampaikan bahwa pembongkaran tetap akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilakukan beberapa kali mediasi dan rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kabupaten Asahan, serta telah dilayangkan tiga kali surat peringatan untuk pembongkaran mandiri, namun belum ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Sekira pukul 11.02 WIB, rombongan Polres Asahan melanjutkan koordinasi dengan Kasat Pol PP Kabupaten Asahan Budi Limbong, S.Sos. di Kantor Satpol PP Kabupaten Asahan. Dalam pertemuan tersebut, Kasat Pol PP menegaskan bahwa pembongkaran pagar akan tetap dilakukan berdasarkan ketentuan dari Bupati Asahan dan Dinas PUTR Kabupaten Asahan, serta akan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.
Kegiatan koordinasi selesai sekitar pukul 11.40 WIB dan berlangsung dengan aman serta lancar. Dalam kesempatan tersebut, disepakati sejumlah catatan penting, di antaranya pembongkaran pagar dilakukan setelah jam belajar sekolah selesai, pembongkaran sepanjang kurang lebih 1,2 meter, serta pelaksanaan pengamanan dengan mengutamakan pendekatan humanis, melibatkan unsur TNI, dan melakukan langkah-langkah penggalangan guna mencegah terjadinya gesekan dengan masyarakat maupun pihak sekolah.
Polres Asahan menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah dengan tetap mengedepankan stabilitas kamtibmas serta keselamatan seluruh pihak terkait.
